Senin, 27 Oktober 2014

Bentuk Berubah (Bennis W)



 Konsep Kebidanan
BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Perubahan bisa terjadi setiap saat, dan merupakan proses yang dinamik serta tidak dapat dielakkan. Berubah berarti beranjak dari keadaan yang semula. Tanpa berubah tidak ada pertumbuhan dan tidak ada dorongan. Namun dengan berubah terjadi ketakutan, kebingungan dan kegagalan dan kegembiraan. Setiap orang dapat memberikan perubahan pada orang lain. Merubah orang lain bisa bersifat implisit dan eksplisit atau bersifat tertutup dan terbuka. Kenyataan ini penting khususnya dalam kepemimpinan dan manajemen. Pemimpin secara konstan mencoba menggerakkan sistem dari satu titik ke titik lainnya untuk memecahkan masalah. Maka secara konstan pemimpin mengembangkan strategi untuk merubah orang lain dan memecahkan masalah.
Kebidanan yang sedang berada pada proses profesionalisasi terus berusaha membuat atau merencanakan perubahan. Adaptasi terhadap perubahan telah menjadi persyaratan kerja dalam kebidanan. Bidan pelaksana menemukan peran bahwa mereka berubah beberapa kali dalam satu hari. Kadang seorang bidan menjadi manajer, kadang menjadi perawat klinik, kadang menjadi konsultan dan selalu dalam peran yang berbeda.
Sebagai bidan pelaksana maupun sebagai manajer kebidanan kita perlu membuat perubahan untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan bidan dalam memberikan asuhan kebidanan. Bidan tentu saja berharap perubahan tersebut jangan sampai menimbulkan konflik. Oleh karena itu, sebaiknya bidan  perlu mengetahui teori-teori yang mendasari perubahan.\

1.2  Tujuan
1.      Mendefinisikan perubahan.
2.      Mendefinisikan tipe Emultif (perubahan menurut Bennis tahun 1965).
3.      Mengetahui contoh-contoh dari Tipe Emultif.

1.3  Rumusan Masalah
1.      Pengertian Perubahan.
2.      Pengertian Tipe Emultif.
3.      Contoh Tipe Emultif.




























BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Perubahan
Berubah adalah bagian dari kehidupan setiap orang; berubah adalah cara seseorang bertumbuh, berkembang, dan beradaptasi. Perubahan dapat positif atau negatif  terencana atau tidak terencana. Perubahan adalah proses membuat sesuatu yang berbeda dari sebelumnya (Sullivan dan Decker,2001).
Perubahan adalah suatu proses dimana terjadinya peralihan atau perpindahan dari status tetap (statis) menjadi status yang bersifat dinamis. Artinya dapat menyesuaikan diri dari lingkungan yang ada.
Perubahan dapat meliputi mendapatkan pengetahuan, mendapatkan keterampilan baru, atau mengadaptasi pengetahuan saat ini dari segi informasi baru. Perubahan ini terutama sulit saat muncul tantangan terhadap nilai dan keyakinan seseorang, cara berpikir, atau cara berhubungan. Misalnya, orang yang kecewa menjadi marah dan berbuat negatif serta melakukan perilaku destruktif (Tomey,2000).

2.2  Pengertian Tipe Emultif
Tipe emultif , merupakan suatu perubahan dengan menggunakan kekuatan unilateral dengan tidak merumuskan tujuan terlebih dahulu secara sungguh-sungguh. Perubahan ini dapat dilakukan  pada sistem di organisasi yang bawahannya berusaha menyamai  pemimpin atau atasannya.

2.3  Contoh Tipe Emultif
1.      Seseorang yang bekerja secara individu dan berusaha menjatuhkan rekan tim untuk mendapatkan perhatian dan benefit dari leadernya.
2.      Sistem itu digunakan olh bisnis Multi Level Marketing (MLM), suatu perusahaan yg bergerak dlm bidang Distribusi bebas dimana para Ditributornya (karyawan lepas) bebas menentukan market area, market trick, serta personal Income dg tolak ukur Personal Omset bkn Upline/Downline (atasan/bawahan).

 BAB III
PENUTUP

1.1    Kesimpulan
Adapun kesimpulan dari konsep perubahan yang penulis buat dalam makalah ini antara lain sebagai berikut:
Berubah adalah bagian dari kehidupan setiap orang; berubah adalah cara seseorang bertumbuh, berkembang, dan beradaptasi. Perubahan dapat positif atau negatif  terencana atau tidak terencana. Perubahan adalah proses membuat sesuatu yang berbeda dari sebelumnya (Sullivan dan Decker,2001).
Bennis mengidentifikasikan Perubahan dari sudut Tipe Perubahan. Salah satunya yaitu Tipe Emultif.
Tipe emultif , merupakan suatu perubahan dengan menggunakan kekuatan unilateral dengan tidak merumuskan tujuan terlebih dahulu secara sungguh-sungguh. Perubahan ini dapat dilakukan  pada sistem di organisasi yang bawahannya berusaha menyamai  pemimpin atau atasannya.












DAFTAR PUSTAKA
Dra. Hj. Soepardan, Suryani, Dipl.M, MM. 2007. Konsep Kebidanan. Jakarta: EGC.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar